CARA PEMBAYARAN RUMAH BARU

CARA PEMBAYARAN RUMAH BARU

CARA PEMBAYARAN RUMAH

Rumah idaman adalah salah satu impian bagi semua orang yang ingin mendapatkan rumah baru. Ketika sudah mendapatkan rumah tersebut pasti anda akan merasa bahagia karena selama ini rumah yang akan dipilih itu tidaklah mudah. Pasti segala hal perlu pertimbangan, jika sudah mendapatkan sesuai dengan kriteria anda harus memikirkan proses pembayarannya.Dana yang anda kumpulkan menjadi kunci utama dalam pembayaran properti. Anda dapat memilih untuk membayar dengan cara tunai atau kredit. Semua keputusan di tangan anda. Jangan sampai salah dalam mengambil keputusan.

Di dalam pembayaran tersebut mempunyai selisih suku bunga dengan deposito lebih tinggi, lebish 5%, malangrumah.com memberi saran lebih baik membeli dengan tunai langsung. Tetapi jika selisih bunga deposito dengan KPR antara 3% sampai 5%, anda dapat membeli dengan cicilan dengan syarat uang muka besar dan nantinya kredit KPR lebih ringan.        

Untuk lebih mengetahui pengertian antara tunai langsung, KPR, dan tunai bertahap sebagai berikut:

Tunai langsung

Pembeli yang mempunyai keuangan yang cukup bagus, pembayaran dapat dilakukan dengan Tunai Langsung. Karena tunai langsung adalah sistem pembayaran paling lambat sekitar satu bulan. Tergantung kesepakatan pengembang dan pembeli.

Jika anda melakukan pembayaran secara tunai langsung, pengembang akan memberikan potongan harga yang sangat fantastis sekitar 10% sampai 15%. Keuntungan lainya anda tidak akan bingung dengan cicilan setiap bulannya, dan jika pembayaran tunai langsung itu tidak seperti KPR yang biasanya bunga pinjaman dapat naik drastis tanpa kita sangka.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

KPR ialah Kredit Pemilikan Rumah, skema pembiayaan untuk pembeli sampai dengan 90% dari harga rumah. Hingga saat ini KPR disediakan oleh bank. Pengembang biasanya sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuan KPR. Maka dari itu, salah satu saat membeli rumah adalah bank yang mempunyai fasilitas KPR. Permohonan KPR diajukan dengan mengisi formulir pemesanan unit dari pengembang serta melunasi biaya pemesanan dan uang muka.

Dokumen standar yang harus terpenuhi dalam mengajukan KPR meliputi; usia kurang dari 50 tahun, akta nikah atau cerai, fotokopi KTP, kartu keluarga, dan dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB), surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan).

Dokumen tambahan untuk karyawan terdiri dari; slip gaji, surat keterangan dari tempat bekerja, buku rekening tabungan kondisi keuangan 3 bulan terakhir, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bukti transaksi keuangan usaha, catatan rekening bank, SIUP, dokumen rambahan untuk wiraswasta atau profesional, surat izin usaha lainnya, serta Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Tunai bertahap

Jika anda dapat memutuskan kredit rumah dalam waktu yang singkat, cara tunai bertahap adalah cara yang paling tepat. Fasilitas ini disediakan oleh developer karena banyak sekali peminatnya untuk melakukan cara tersebut. Keuntungan dalam tunai bertahap cicilan anda nanti tidak mempengaruhi bunga bank yang terus berubah-ubah.  

Pembayaran tunai bertahap biasanya di lakukan kurang lebih 6-24 bulan dengan bunga yang sudah di tetapkan oleh developer. Waktu yang sangat singkat untuk melakukan pembayaran tersebut terlebih lagi pembayaran wajib di serahkan dalam jumlah besar mulai dari 30% - 50% dari harga rumah yang ingin di beli.

Setelah deal dengan pihak tersebut, anda harus teliti sebelum tanda tangan surat membuat surat perjanjian pengikatan jual beli (PJB). Tindakan tersebut di lakukan supaya tidak terjadi hal yang diinginkan. Jangan lengah untuk memperhatikan fasilitas dan spesifikasi rumah, cara pembayaran, harga, pemeliharaan rumah, serah terima rumah, semua dilakukan lengkap dengan sanksi yang di buat. Anda sebagai pembeli harus teliti sebelum tanda tangan surat tersebut.

Perumahan strategis rekomendasi malangrumah.com | Kawasan New City Malang | Grand Bandara | L- Garden | D'villa Batu

 

Admin

malangrumah.com.

Share this Post:

Info Perumahan Terbaru

wa